MAKALAH
“ HTML5”
Dosen Pengampu :
Septia Lutfi
Disusun Oleh :
Nama : ZAINI MAFTUKHIN
NIM : 2114R0809
STIMIK HIMSYA SEMARANG
TAHUN 2014/2015
BAB 1
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan perkembangan jaman, maka banyak sekali yang sudah
berubah di bumi ini. Banyak iilmuwan yang menemukan berbagai peralatan yang
ditujukan untuk mempermudah tugas dan kewajiban manusia. Missal penemuan
listrik, penemuan televise, lampu pijar bahkan sampai penemuan telepon, dan
penemuan internet. Sekarang ini perkembangan internet sedang mengalami kemajuan
yang pesat tentang pemrogramannya. Mulai dari HTML1, sampai HTML5.. Disini kita
akan membahas lebih lanjut mengenai HTML5
2.
Rumusan masalah
1. Jelaskan pengertian
dari HTML5?
2. Bagaimana sejarah
lahirnya HTML5?
3. Apa saja kelebihan dan
kekurangan yang ada pada HTML5?
4. Apa saja atribut baru
dalam HTML5 saat ini?
5. Sebut dan jelaskan
fitur baru dari HTML5?
6. Sebut dan jelaskan
elemen baru dalam HTML5?
7. Apakah manfaat dan
kegunaan HTML5 dalam kehidupan sehari-hari?
8. Jelaskan perbandingan
antara HTML5 dengan HTML sebelumnya?
3.
Tujuan penulisan
1. Untuk mengetahui
pengertian dan sejarah dari HTML5
2. Dapat menjelaskan
kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh HTML5
3. dapat menjelaskan
tentang atribut, fitur, dan elemen baru yang ada pada HTML5
4. menjelaskan manfaat dan
kegunaan dari HTML5 dalam kehidupan sehari-hari
5. dapat membandingkan
perbedaan antara HTML5 dengan HTML versi sebelumnya
4.
Manfaat penulisan
1. Agar memberikan
informasi mengenai HTML5 kepada para penggunanya.
2. Para pembaca mengerti
tentang bagaimana sejarhnya HTML5 bukan hanya mengerti cara menjalankannya saja
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian HTML5
HTML5 adalah suatu
spesifikasi sebagai hasil perbaikan dari standard HTML(Hypertext Markup
Language) sebelumnya yang dikeluarkan oleh W3C( world Wide Web Consurtium) dan
partner kerjanya yaitu Web Hypertext Application technology Working Group.
Tujuan adanya revisi yang semula HTML menjadi HTML5 adalah untuk meningkatkan
bahasa pada system multimedia yang sedang in yang dengan mudah
dapat terbaca oleh manusia dan dimengerti oleh computer itu sendiri sebagai
perangkat. Selain itu, juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan
plugin-plugin 3rd party pada HTML sehingga dapat mempercepat kinerja
web itu sendiri. Contoh plugin itu sendiri adalah, Adobe Flash, Microsoft
Silverlight, Java dan lain-lainnya.
2.
Sejarah HTML5
HTML5 merupakan
perbaikan kelima dari HTML yang pertama kali dibuat pada tahun 1990 dan
terakhir kalinya versi HTML4 dirilis tahun 1997. Para kelompok kerja Teknologi
Aplikasi Web Hyperteks memulai standar baru HTML5 ini pada tahun 2004, dan pada
tahun 2009 W3C dan WHATWG bersatu dalam pengembangan HTML5. Konsep pertamanya
sudah dipublikasikan pada tahun 2008, tetapi tidak banyak yang menggunakannya
hingga tahun 2011. Pada tahun 2011, HTML 5 diterbitkan sepenuhnya dan
orang-orang mulai menulis dan menggunakannya, namun penerapannya pada
masing-masing browser yang berbeda masih bisa dibilang buruk. Hari ini, seluruh
browser utama (Chrome, Safari, Firefox, Opera, IE) dapat mendukung HTML5,
sehingga teknologi HTML terbaru dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. HTML5
mulai dikenal oleh masyarakat pada tahun 2010 meskipun sudah dikenal sejak lama
oleh para pengembang web. Dengan adanya pengembangan HTML5, adobe flash sudah
tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau konten apapun di web.
3.
Kelebihan dan kekurangan HTML5
Kelebihan :
1. Cleaner code, karena sebagian besar kode telah termasuk di dalam sintaks
html5, maka kode nampak terlihat lebih sederhana daripada penggabungan antara
html, css dan java script.
2. Greater consistency, HTML5 telah melakukan banyak sekali penambahan sintaks
yang dibuat dalam struktur lebih baik dan lebih sederhana daripada
sintaks-sintaks sebelumnya. Hal ini membuat developer terbantu dalam
meningkatkan konsistensi dalam membangun sebuah web.
- Improve Semantics, dengan berbagai elemen kode di dalam html5 yang telah distandarisasi, maka nilai semantik dari sebuah web dapat lebih ditingkatkan. Itu berarti bahwa bagian-bagian dari web seperti header, nav, footer dan beberapa bagian lainnya terdefinisi dengan jelas maksud serta tujuannya selain itu juga terbentuk dalam sebuah “machine readible format”
- Improved Accessibility, dengan teknologi HTML5 yang memudahkan struktur pembangunan sebuah web, maka developer dapat membangun pemahaman yang lebih detil mengenaik halaman web.
- Client-side Database, HTML5 menyediakan model database SQL yang baru dengan API yang dapat dibangun dalam konsep lokal, dalam hal ini di sisi client.
- Geolocation, HTML5 mempunyai API yang terintegrasi terhadap geolocation, fasilitas tersebut dapat diakses melalui GPS atau fasilitas lain seperti Google Latitude pada iphone.
- Offline Aplication Cache, pengguna dapat terus melakukan interaksi dengan aplikasi meskipun mereka terputus dari jaringan internet.
- Smarter Forms, terdapat semacam reguler expression (regex) yang membuat form mampu mengenali secara lebih baik tentang input, validasi data dan interaksi dengan elemen lain (misal : format email, password dll)
- Sharper focus on Web Application Requiments, HTML5 membuat sebuah mekanisme yang lebih mudah dalam hal pembuatan front end, aplikasi chat, tools drag and drop, video player, pengolah grafis dan masih banyak lagi.
- Bersifat ompatibel dengan semua browser
Kekurangan
Saat ini HTML5 masih
dalam pengembangan, sehingga hanya beberapa browser yang sudah mendukung HTML5,
seperti fitur-fitur pada HTML 5 tidak semuanya bisa berfungsi dengan baik pada
beberapa browser. Beberapa browser yang sudah mendukung HTML 5 seperti Safari,
Chrome, Firefox, dan Opera. Namun kabarnya IE9 (Internet Explorer) akan
mendukung beberapa fitur dari HTML5.
Kekurangan utama yang dimiliki oleh HTML5 ini adalah versi ini hanya
support untuk browser modern/terbaru
Karena bahasa HTML5 ini masih dalam perkembangan, jadi beberapa elemen yang
ada bisa saja berubah
Fitur keamanan yang ditawarkan HTML5 masih terbatas
HTML5 tidak dapat diandalkan dalam hal format karena web browser yang
berbeda disebabkan mereka tidak mendukung salah satu format tunggal.
4.
Atribut baru HTML5
Atribut Event Window
Peristiwa (event) yang dipicu objek window (berlaku untuk tag
<body>):
|
Atribut
|
Nilai
|
Deskripsi
|
|
onafterprint Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan setelah dokumen dicetak
|
|
onbeforeprint Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan sebelum dokumen dicetak
|
|
onbeforeunload Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan sebelum dokumen dibongkar
|
|
onerror Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika kesalahan terjadi
|
|
onhaschange Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika dokumen telah berubah
|
|
onload
|
script
|
Kebakaran setelah halaman selesai loading
|
|
onmessage Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan saat pesan dipicu
|
|
onoffline Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika dokumen berjalan offline
|
|
ononline Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika dokumen datang online
|
|
onpagehide Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika jendela tersembunyi
|
|
onpageshow Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika jendela menjadi terlihat
|
|
onpopstate Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika jendela sejarah perubahan
|
|
onredo Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika dokumen melakukan redo
|
|
OnResize Baru
|
script
|
Dipicu ketika Window browser diubah ukurannya
|
|
onstorage Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika sebuah wilayah Storage Web diperbarui
|
|
onundo Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika dokumen melakukan undo
|
|
onunload
|
script
|
Dipicu setelah halaman telah diturunkan (atau jendela browser telah
ditutup)
|
Event Form
Event dipicu oleh tindakan dalam form HTML (berlaku untuk hampir semua
elemen HTML5, namun yang paling banyak digunakan dalam elemen form):
|
Atribut
|
Nilai
|
Deskripsi
|
|
onblur
|
script
|
Dipicu saat itu elemen kehilangan fokus
|
|
onchange
|
script
|
Dipicu saat ketika nilai dari elemen berubah
|
|
oncontextmenu Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika menu konteks dipicu
|
|
onfocus
|
script
|
Dipicu saat ketika elemen mendapat fokus
|
|
onformchange Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika perubahan bentuk
|
|
onforminput Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika form mendapatkan masukan dari pengguna
|
|
oninput Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen mendapatkan masukan dari
pengguna
|
|
oninvalid Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen tidak valid
|
|
onreset
|
script
|
Dipicu ketika tombol Reset dalam form diklik
Tidak didukung di HTML5 |
|
onselect
|
script
|
Dipicu setelah beberapa teks dalam suatu elemen telah dipilih
|
|
onsubmit
|
script
|
Dipicu saat formulir dikirimkan
|
Event Keyboard
|
Atribut
|
Nilai
|
Deskripsi
|
|
OnKeyDown
|
script
|
Dipicu ketika pengguna menekan tombol
|
|
onkeypress
|
script
|
Dipicu ketika pengguna menekan tombol
|
|
onkeyup
|
script
|
Dipicu ketika pengguna melepaskan tombol
|
Event Mouse
Event dipicu oleh mouse, atau tindakan pengguna yang sama:
|
Atribut
|
Nilai
|
Deskripsi
|
|
onclick
|
script
|
Dipicu pada mouse klik pada elemen
|
|
ondblclick
|
script
|
Dipicu pada mouse klik dua kali pada elemen
|
|
ondrag Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen diseret
|
|
ondragend Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan pada akhir operasi drag
|
|
ondragenter Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen telah diseret ke target
penurunan valid
|
|
ondragleave Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen meninggalkan target penurunan
valid
|
|
ondragover Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen sedang diseret atas target
penurunan valid
|
|
ondragstart Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan pada awal operasi drag
|
|
ondrop Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen menyeret sedang dijatuhkan
|
|
onmousedown
|
script
|
Dipicu ketika tombol mouse ditekan pada elemen
|
|
onmousemove
|
script
|
Dipicu ketika pointer mouse bergerak di atas elemen
|
|
onmouseout
|
script
|
Dipicu ketika pointer mouse bergerak keluar dari elemen
|
|
onmouseover
|
script
|
Dipicu ketika pointer mouse bergerak di atas elemen
|
|
onmouseup
|
script
|
Dipicu ketika tombol mouse dilepaskan melalui elemen
|
|
onmousewheel Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika mouse wheel sedang diputar
|
|
onscroll Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika elemen scrollbar sedang menggulir
|
Events Media
Event dipicu oleh media seperti video, gambar dan audio (berlaku untuk
semua elemen HTML5, namun paling sering terjadi pada unsur-unsur media, seperti
audio, embed, img, objek, dan video):
|
Atribut
|
Nilai
|
Deskripsi
|
|
onabort
|
script
|
Script untuk dijalankan pada batalkan
|
|
oncanplay Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan bila file siap untuk mulai bermain (ketika
telah buffered cukup untuk memulai)
|
|
oncanplaythrough Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika file bisa dimainkan sepanjang jalan
sampai akhir tanpa berhenti untuk buffering
|
|
ondurationchange Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika panjang perubahan media yang
|
|
onemptied Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika sesuatu yang buruk terjadi dan file
tiba-tiba tidak tersedia (seperti tiba-tiba terputus)
|
|
onended Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media telah mencapai akhir (acara
berguna untuk pesan-pesan seperti “terima kasih untuk mendengarkan”)
|
|
onerror Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika kesalahan terjadi ketika file tersebut
sedang dimuat
|
|
onloadeddata Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media data dimuat
|
|
onloadedmetadata Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika meta data (seperti dimensi dan durasi)
dimuat
|
|
onloadstart Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan seperti file mulai memuat sebelum apa
sebenarnya dimuat
|
|
onpause Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media berhenti baik oleh pengguna atau
pemrograman
|
|
onplay Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media siap untuk mulai bermain
|
|
onplaying Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media sebenarnya telah mulai bermain
|
|
onprogress Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika browser sedang dalam proses untuk
mendapatkan data media
|
|
onratechange Baru
|
script
|
Script untuk dijalankan setiap kali perubahan tingkat pemutaran (seperti
ketika pengguna beralih ke gerakan lambat atau modus maju cepat)
|
|
onreadystatechange Baru
|
script
|
Script untuk dijalankan setiap kali perubahan negara siap (keadaan siap
melacak keadaan data media)
|
|
onseeked Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika atribut mencari diatur ke false
menunjukkan bahwa pencarian telah berakhir
|
|
onseeking Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika atribut mencari diatur ke benar
menunjukkan seeking yang aktif
|
|
onstalled Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika browser tidak dapat mengambil data
media untuk alasan apapun
|
|
onsuspend Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika mengambil data media dihentikan
sebelum diisi penuh karena alasan apapun
|
|
ontimeupdate Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika posisi bermain telah berubah (seperti
ketika pengguna cepat maju ke titik yang berbeda di media)
|
|
onvolumechange Baru
|
script
|
Script untuk dijalankan setiap kali volume yang berubah (termasuk pengaturan
volume untuk “bisu”)
|
|
onwaiting Baru
|
script
|
Script yang akan dijalankan ketika media telah berhenti namun
diperkirakan untuk melanjutkan (seperti ketika media berhenti untuk buffer
data lebih)
|
5.
Fitur baru dalam HTML5
Fitur-fitur baru HTML5
1. Canvas
Canvas adalah media
yang bisa dicoret-coret langsung dan tidak memerlukan plugin khusus. Canvas
memberikan pilihan kepada para penggunanya. Dulu, saat ingin menggambar di
halaman web maka harus menggunakan applet Java atau flash namun sekarang dapat
menggunakan canvas, dengan cara menambahkan canvas dan javascript saja maka
kita sudah dapat menggambar di halaman web.
2. Video dan Audio
Karena sudah ada tag
<audio> dan <video> maka kita tidak memerlukan flash lagi untuk
memutar audio. Untuk masuk di dalamnya dapat menggunakan berbagai format, yang
paling menonjol adalah Ogg Theora dan H.264. namun sampai sekarang penggunaan
kode masih dipertanyakan kembali.
3. Local storage
Fitur ini merupakan
standard dalam HTML5. Fitur ini dapat menyimpan data yang memiliki kapasitas
besar dibanding yang lain tanpa harus mengimplementasikan trik dengan cookie
atau flash.
4. Web workers
Kita sebelumnya pernah
menikmati fitur ini dalam Google gears. Web workers ini mempunyai kelebihan
dibanding dengan javascript, missal saja saat kita mengoperasikan computer
dengan javascript maka akan menyebabkan computer melambat, nah ini yang
membedakan dengan web workers.
5. Semantics
Fitur ini sangatlah
cocok bagi para perancang yang sering meng-abuse div dan span sebagian elemen
nav, fret no more. Semantic ini bermanfaat sekali, karena bukan hanya untuk
mencari informasi namun juga dapat melakukan seperti yang dijelaskan diatas.
6 fitur pemrograman
terbaru pada HTML5, yaitu:
1.
Kemunculan Elelmen <Hgroup>
Ketika memasang judul diikuti dengan subheading di bagian header website,
anda mungkin biasa menggunakan tag standar yaitu <h1> dan <h2>.
Sayangnya. tidak ada cara yang semantik untuk mengaitkan hubungan di antara
keduanya. Padahal secara hirarki,tag <h2> seharusnya berada di bawah
<h1>. Nah, dengan elemen <hgroup>, kini kita dapat mengelompokkan
tag heading agar sesuai hirarki, tanpa sedikipun memengaruhi skema aliran
dokumen.
<header>
<hgroup>
<h1></h1>
<h2>supersite in just click away Supersite in just click way
</h2>
</hgroup>
</header>
2. Kemunculan Elemen
<Figure>
Perhatikan kode berikut, yang saat ini mungkin seringkali anda gunakan
untuk menampilkan sebuah gambar.
<img src="path/to/image" alt="Leonidas" />
<p>Leonidas Berteriak Spartan. </p>
Sayangnya, kode di atas tidak semantik. Caption yang dibungkus dalam tag
paragraf <p> benar-benar terpisah elemen <img> di atasnya. HTML5
memperbaiki hal ini dengan mengenalkan elemen <figure>. Jika anda
mengkombinasikan dengan elemen <figcaption>, maka anda sekarang bisa
mengasosiasikan caption yang secara hirarki sesuai dengan gambar masing-masing.
<figure>
<img src="path/to/image" alt="Leonidas" />
<figcaption> <p> Leonidas Berteriak Spartan. </p>
</figcaption>
</figure>
3. Kemunculan Elemen
<Mark>
Bayangkan sebuah efek stabilo yang muncul setiap kali anda melakukan
pencarian kata di suatu halaman. Maka elemen <mark> adalah senjata baru
HTML5 yang memungkinkan anda untuk memunculkannya. Anda dapat menggabungkan
dengan JavaScript pula. Contohnya,jika ada penggunjung yang mencari kata
"Spartan!" di website saya, saya bisa memanfaatkan JavaScript untuk
wrap setiap string yang cocok dengan kata "Spartan!" dengan tag
<mark> untuk memunculkan efek stabile.
<h3> Hasil Pencarian </h3><p> Di hadapan Leonidas
berbaris 100.000 pasukan Persia. Namun tanpa sedikitpun rasa gentar, dia
menyerukan, <mark>"Spartan1"</mark>. </p>
4. HTML5 Melengkapi
<Form> Dengan Berbagai Atribut Baru
Setiap programmer pasti tahu bagaimana caranya membuat form. Tambahkan
sebuah tag <form> berisi elemen <input type="text">,
<input type="password">, dan sebuah <input
type="submit">, maka jadilah. Namun rupanya form yang sekarang ini
anda kenal sudah tidak relevan lagi. HTML5 telah melengkapi form dengan
sejumlah atribut-atribut baru yang lebih menarik, dinamis, dan mungkin tidak
pernah anda kenal sebelumnya. Misalnya <placeholder>, <autofocus>.
dan <type> dengan kapabilitas masing-masing. Sayangnya fitur-fitur baru
ini mungkin masih belum dapat ditampilkan potensi sepenuhnya pada beberapa
browser. Namun tidak ada salahnya untuk dipelajari dan diterapkan sekarang atau
ketika di masa depa dimana browser versi lama telah kehilangan peminat dan
punah dari permukaan bumi.
5.Form Dilengkapi Email
Validation
Jika anda terapkan type "email" pada form, maka anda dapat
memerintahkan browser untuk hanya mengijinkan isian yang sesuai dengan struktur
alamat email saja. Artinya, HTML5 sudah dilengkapi email validation didalamnya.
Meskipun pada beberapa browser (sebut saja IE), hasilnya tidak akan ditampilkan
sesuai dengan yang anda inginkan.
<!DOCTYPE html>
<head> <title>untitled</title> </head>
<body>
<form action="" method="get">
<label for="email">Email:</label>
<input id="email" name="email" type"email"
/>
<button type="submit"> Submit Form </button>
</form>
</body> </html>
6.
Munculnya Attribut <Required> pada Form
Form pada HTML5 kini juga telah dilengkapi atribut <required>, yang
mampu membuat isian tertentu menjadi wajib diisi.
<input type="text" name="isian" required>
Dengan kode ini, maka sebuah form tidak dapat disubmit bila field
"isian" dibiarkan kosong. Berikut adalah contoh singkat mengenai
penerapannya.
<form method="post" action="">
<label for="isian"> Nama: </label>
<input type="text" id="isian" name="isian"
place-holder="King Xerxes"
required>
<button type="submit">Go</button>
</form>
7. Munculnya Attribut
<Pattern> pada Form
Dengan atribut <pattern>, kini anda dapat memerintahkan form untuk
melakukan validasi isian sesuai aturan yang telah ditentukan. Misalnya pada
kode berikut :
<form action="" method="post">
<label for="username">Membuat username baru: </label>
<input type"text" name="username"
id="username" pattern="[A-Za-z]{4,10}"
required>
<button type="submit">Go </button>
</form>
Jika anda familiar dengan "regular expression", maka pattern
[A-Za-z]{1,10} memerintahkan pada form agar hanya menerima huruf besar dan
kecil saja, sekaligus harus diisi dengan 1-10 karakter.
8.Elemen baru HTML5
Demi mewujudkan struktur halaman web yang lebih baik semantik dan
aksesibilitasnya, dikenalkanlah beberapa elemen baru, diantaranya:
1.
section serupa seperti
h1-h6.
2.
article bisa berupa
entri blog atau tulisan konten.
3.
aside menyajikan konten
pelengkap.
4.
header bisa menyajikan
judul, deskripsi, bahkan nav untuk navigasi.
5.
footer berisi catatan
kaki seperti informasi hak cipta, penulis, kontak, dan sebagainya.
6.
dialog yang
dikombinasikan dengan dt dan dd (seperti pada halaman FAQ) dapat digunakan
untuk menyajikan percakapan.
7.
yang fenomenal adalah
penggunaan elemen figure, video, audio, source, embed, canvas, dan elemen
terkait berkas multimedia lainnya.
Atribut baru di HTML5
1. Atribut media, ping
pada elemen pranala
2. Autofocus, placeholder,
required, autocomplete dan sebagainya
3. Reversed
Browser pendukung dari HTML5
1. Operasi web browser
2. Safari ( versi 3.1 )
3. Firefox ( firefox 3)
4. Google chrome ( versi 3
)
5. Internet explore (
versi 8 )
HTML5 Semantic
Merupakan tag baru yang dikeluarkan pada HTML5 guna mendukung perubahan
struktur halaman agar terlihat lebih rapi, selain itu juga untuk mengurangi
pemakaian tag <div>
Elemen-elemen baru yang ditambahkan pada HTML5 adalah:
1. <article > : tag
ini mendefinisikan artikel, posting atau komentar dari pengguna, atau suatu
konten yang independen
2. < aside > : tag
aside pada HTML5 menandakan suatu konten yang terpisah (aside) dari konten
sebuah halaman, seperti sebuah sidebar
3. < bdi > : teks
tidak boleh terikat pada arah teks elemen
4. < command > :
Sebuah button, atau radiobutton, atau checkbox.
5. < details > :
Untuk menjelaskan detail tentang sebuah dokumen atau sebagian dari dokumen.
6. < summary > :
Digunakan pada sebuah ringkasan dan sejenisnya di dalam tag <details>
7. < figure > :
Untuk mengelompokkan sekumpulan section, biasanya berupa video
8. < figcaption > :
Berisi caption/keterangan yang ditempatkan di dalam tag <figure>
9. < footer > : Anda
tidak perlu lagi mendefinisikan ID header atau footer, gunakan tag ini untuk
menggantikannya
10. < header > : Anda tidak perlu lagi mendefinisikan ID header atau
footer, gunakan tag ini untuk menggantikannya
11. < hgroup > : Digunakan untuk sekumpulan heading
12. < mark > : Digunakan pada teks yang akan di highlight
13. < meter > : Digunakan untuk pengukuran, dimana nilai maksimal dan
minimal telah ditentukan
14. < nav > : navigasi pada website Anda dapat ditaruh didalam tag nav,
yang dapat secara otomatis membuat daftar Anda seperti sebuah navigasi
15. < progress > : Membuat Progress bar
16. < ruby > : Digunakan untuk anotasi ruby
17. < rt > : Untuk menjelaskan anotasi ruby
18. < rp > : Menunjukkan elemen jika browser tidak mendukung ruby
19. < section > : tag ini dapat mendefinisikan section apapun dalam
document Anda. Section bekerja kurang lebih seperti div yang memisahkan section
yang berbeda
20. < time > : Untuk mendefinisikan waktu dan tanggal
21. < wbr > : Word Break. Untuk memisah suatu kata bila diperlukan
HTML5 Audio
HTML5 mengeluarkan salah satu fitur yang sangat keren yaitu dengan adanya
tag baru yang nantinya digunakanuntuk pemutaran audio tanpa menggunakan plugin
tambahan seperti flash player. Cara bagaimana untuk menambahkan audio ke dalam
web kita adalah dengan mengetik kode berikut
<!DOCTYPE html>
<htmk>
<body>
<audio controls=””controls”>
<source src=”music/fromhere.ogg”type=”audio/ogg”>
Your browser does not support the audio element
</audio>
</body>
</html>
Sehingga nantinya akan muncul tampilan sebagai berikut
Mozilla version 9.0.1
Google chrome version 22.0.1229.94
Opera version 12.10 beta RC
Penjelasan dari tag yang sudah dituliskan diatas:
<audio> : digunakan untuk memasukkan audio ke dalam HTML
<source> : untuk memainkan audionya maka harus engambil source file
nya dan ini merupakan tugas dari source
Autoplay : memberikan pilihan kepada penggunanya apakah audio tersebut akan
disetel secara otomatis atau tidak
Control : memberikan opsi untuk menampilkan control audio berupa volume,
seeker, play/pause botton
Type : fungsinya untuk mendefinisikan/ mengartikan jenis tipe audio apa
yang akan dimainkan nantinya.
Src : mengartikan source audio yang akan dimainkan
Saat ini,
ada tiga tipe file audio yang sudah didukung HTML5 yaitu MP3, WAV, dan OGG.
Berikut adalah data dukungan browser terhadap audio.
|
Browser
|
MP3
|
Wav
|
Ogg
|
|
Internet Explorer 9
|
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
|
Firefox 4.0
|
Tidak
|
Ya
|
Ya
|
|
Google Chrome 6
|
Ya
|
Ya
|
Ya
|
|
Apple Safari 5
|
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
|
Opera 10.6
|
Tidak
|
Ya
|
Ya
|
HTML5 Video
Selama ini jika kita ingin memutar video maka diharuskan menggunakan flash
palyer terlebih dahulu, namun sekarang sudah tidak lagi seperti itu, cukup
dengan cara seperti ini :
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<video
width="320" height="240" controls="controls">
<source
src="video/movie.ogg" type="video/ogg">
Your browser does not
support the video tag.
</video>
</body>
</html>
Sehingga nantinya akan menghasilkan gambaran seperti berikut ini:
1. Mozilla version 9.0.1
2. Google chrome version
22.0.1229.94
3. Opera version 12.10
beta RC
HTML5 Canvas
Canvas mempermudah kita dalam menginput objek 2D atau 3D ke dalam halaman
web. Canvas sistemnya tidak dapat bekerja sendiri, canvas membutuhkan
javascript untuk membuat objek di dalamnya, baik 2D maupun 3D. Berikut
kode yang digunakan:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<canvas
id="myCanvas" width="200" height="100"
style="border:1px solid #c3c3c3;">
Your browser does not
support the HTML5 canvas tag.
</canvas>
<script>
var
c=document.getElementById("myCanvas");
var
ctx=c.getContext("2d");
ctx.fillStyle="#FF0000";
ctx.fillRect(0,0,150,75);
</script>
</body>
</html>
Sehingga akan muncul seperti di bawah ini:
1. Mozilla version 9.0.1
2. Google chrome version
22.0.1229.94
3. Opera version 12.10
beta RC
Form datalist
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<form
action="demo_form.asp" method="get">
<input
list="browsers" name="browser">
<datalist
id="browsers">
<option
value="Internet Explorer">
<option value="Firefox">
<option
value="Chrome">
<option
value="Opera">
<option
value="Safari">
</datalist>
<input
type="submit"></form>
</body>
</html>
Sehingga akan muncul seperti di bawah ini:
1. Mozilla version 9.0.1
2. Google chrome version
22.0.1229.94
3. Opera version 12.10
beta RC
Form Output
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<form
oninput="x.value=parseInt(a.value)+parseInt(b.value)">0
<input type="range" name="a"
value="50">100 +
<input type="number" name="b"
value="50">=
<output name="x" for="a b"></output>
</form>
</body>
</html>
1. Mozilla version 9.0.1
2. Google chrome version
22.0.1229.94
3. Opera version 12.10
beta RC
|
HTML5
(HyperText Markup Language) |
|
|
Ekstensi berkas
|
.html,
.htm
|
|
text/html
|
|
|
Type code
|
TEXT
|
|
Uniform Type Identifier
|
public.html
|
|
Dikembangkan oleh
|
|
|
Jenis format
|
|
|
Pengembangan dari
|
|
|
Dikembangkan menjadi
|
XHTML5
|
|
XHTML5
|
|
|
Ekstensi berkas
|
.xhtml,
.xht, .xml, .html, .htm
|
|
application/xml,
application/xhtml+xml
|
|
|
Dikembangkan oleh
|
|
|
Jenis format
|
|
|
Pengembangan dari
|
XML, HTML5
|
7.manfaat dan kegunaan
HTML5
HTML5 Design menawarkan banyak manfaat lainnya yang seharusnya membuat Anda
berpikir tentang menggunakan versi ini dalam situs web Anda.
- pemberian pertolongan
Untuk meningkatkan kegunaan, web designer saat membuat website yang sangat
interaktif dengan memasukkan memutar musik dan pilihan streaming video, animasi
cairan dan situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook di situs
tersebut. Namun, sebelum HTML5 debut, mereka hanya bisa melakukannya dengan
menggunakan Silverlight atau Flash, JavaScript atau Flex alat yang tidak hanya
membuat aplikasi web lebih rumit, tetapi juga dikonsumsi banyak waktu. Namun,
HTML5 Desain membuatnya lebih mudah untuk menanamkan audio dan video, animasi
berkualitas tinggi, grafik dan gambar nyaman tanpa perlu menggunakan program
pihak ketiga lainnya atau plugin.
- peningkatan semantic
Berkat HTML5, sekarang mudah untuk melihat header, footer, nav dan bagian
lain dari halaman web sebagai tag sekarang lebih spesifik dan memahami tujuan
utama mereka dan makna seluruh format yang. Kode desain web sangat standar
sehingga meningkatkan semantik.
- kode peningkatan
Dengan menggunakan HTML5, web designer dan pengembang menikmati bekerja
dengan rapi dan kode bersih dengan menghapus sebagian besar tag div di situs.
- konsistensi
Sebagai website mengadopsi unsur-unsur baru dari HTML5, hal ini membantu
untuk mencapai konsistensi yang lebih besar ketika datang untuk menggunakan
HTML dalam pengkodean halaman web. Dengan demikian, HTML5 Desain jauh lebih
mudah dan dimengerti dan desainer dapat dengan mudah mengetahui struktur dari
halaman web.
- Bentuk elegan
Web desainer dapat menggunakan bentuk pengujian dan HTML5 juga membuat
validasi bentuk asli ke HTML, meningkatkan antarmuka pengguna dan mengurangi
kebutuhan untuk javascript dalam pengembangan website
Manfaat utama lainnya yang terkait dengan HTML5 yang seperti dukungan
Geolocation dan meningkatkan aksesibilitas dari halaman web. Ini hanya
menyoroti manfaat dari HTML5 dan para ahli percaya bahwa HTML5 akan berkembang
menjadi bahasa pengembangan secara online penting dalam waktu dekat.
Daftar Pustaka
1.
pelita, reza. 2010. Kelebihan dan kekurangan HTML5. http://rezzapelita.blogspot.com diakses pada 23
oktober 2013
2.
soeko, danang. 2012. Artikel tentang HTML5. http://danangsr.blogspot.com diakses pada 23
oktober 2013
4.
Heikal, Muhammad. 2012. Kelebihan dan kekurangan HTML5. http://hei-art.blogspot.com. diakses pada 17
oktober 2013
5.
Saldi, fadli. 2009. HTML5 menjadi solusi para web development. http://akusukamikir.blogspot.com diakses pada 17
oktober 2013
7.
Post, othcreative. 2011. Fitur-fitur Baru di HTML5. http://canggih.web.id diakses pada 22 oktober 2013
8.
Meira, zolla. 2013. Apa HTML5 dan beberapa manfaat its top. http://zollameirablog1.com diakses pada 22
oktober 2013
9.
Alfin, bonard. 2013. 7 Fitur pemrograman terbaru di HTML5. http://bonardalfin.blogspot.com diakses pada 23
oktober 2013
10. Adiananta, fransisco
assisi. 2013. Beberapa Fitur Baru di HTML5. http://lampukamar.blogspot.com diakses pada 22
oktober 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar